SEJARAH POLITEKNIK NEGERI NUSA UTARA
Pada akhir tahun 2005 atas prakarsa Bupati Winsulangi Salindeho, terbentuklah Tim Tujuh yang diberi mandat untuk menyusun proposal pendirian perguruan tinggi di kawasan Nusa Utara, dengan komposisi tim:
Ketua : Prof. Dr. Ir. S. Berhimpon, MS, MApp.Sc.
Sekretaris : Prof. Dr. Syamsi Pasandaran
Anggota :1. Prof. Dr. H. Taunaumang
2. Drs. Alex Ulaen, DEA
3. Dr.Warnes Kakansing
4. Drs. J. Maluenseng
5. Dr. Ir. Frans G. Ijong, MSc.

Awal September 2006 melalui SK Dirjen Dikti atas nama Menteri Pendidikan Nasional, No. 203/D/O/2006, tertanggal 5 September 2006, lahirlah Perguruan Tinggi di kawasan Nusa Utara sebagai perubahan bentuk Akademi Keperawatan dengan nama Politeknik Nusa Utara (POLNUSTAR).Nusa Utara mempunyai arti kawasan gugusan kepulauan di ujung paling utara Indonesia, POLNUSTAR memilikidengandua jurusan dan empat program studi, yaitu:
Jurusan Kesehatan di dalamnya PS. Keperawatan, Jurusan Perikanan dan Kebaharian di dalamnya ada PS. Teknologi Penangkapan Ikan (TPI), PS. Teknologi Pengolahan Hasil Laut (TPHL) dan PS. Teknologi Budidaya Ikan (TBI).Kemudian pada Desember 2006 keluar SK Dirjen Dikti atas nama Menteri Pendidikan Nasional No. 4894/D/T/2006, tertanggal 21 Desember 2006 untuk jurusan ketiga yaitu Jurusan Sosial Komunikasi di dalamnya PS. Sistim Informasi, yang selanjutnya menjadi Jurusan Teknik Komputer dan Komunikasi.
Kemudian berdasarkan PERMENDIKNAS No.24 Tahun 2011 tanggal, 22 Juni 2011 Politeknik Nusa Utara ditetapkan menjadi perguruan tinggi negeri dengan nama Politeknik Negeri Nusa Utara.